Akselerasi Transisi Energi Daerah: Peta Kebutuhan dan Peluang Teknologi Energi Bersih(Cleantech) di 4 Provinsi

Studi Laporan Akselerasi Transisi Energi Daerah: Peta Kebutuhan dan Peluang Teknologi Energi Bersih (Cleantech) di 4 Provinsi menunjukkan bahwa permintaan terhadap teknologi energi bersih (cleantech) di tingkat provinsi tidak lagi berada pada tahap awal. Di Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, permintaan pasar mulai terbentuk secara nyata di sektor ketenagalistrikan, transportasi, serta industri dan bangunan. Namun, laju pembentukan pasar belum sepenuhnya diimbangi oleh kesiapan kebijakan daerah, kapasitas implementasi, dan mekanisme pembiayaan yang dapat mengubah potensi permintaan menjadi adopsi berskala.

Temuan utama studi ini menggambarkan tantangan pengembangan cleantech tidak hanya berada pada sisi teknologi atau minat pasar, melainkan pada kemampuan kebijakan daerah untuk mengubah potensi permintaan menjadi sinyal pasar yang konsisten, terukur, dan dapat dieksekusi. Meskipun berbagai instrumen kebijakan telah tersedia, mulai dari dokumen perencanaan energi daerah, kebijakan kendaraan listrik, regulasi bangunan gedung hijau, hingga agenda pembangunan rendah karbon. Hal ini menyebabkan sebagian instrumen masih memerlukan penguatan pada tingkat operasional, terutama dalam bentuk target pelaksanaan, mekanisme implementasi, dan kesinambungan program. Akibatnya, pasar cleantech yang mulai tumbuh, belum sepenuhnya terkonsolidasi untuk menarik investasi berkelanjutan, memperkuat rantai pasok lokal, dan menciptakan lapangan kerja hijau secara optimal.

Akselerasi Transisi Energi Daerah: Peta Kebutuhan dan Peluang Teknologi Energi Bersih(Cleantech) di 4 Provinsi