Cerita
Indonesia
Teknologi energi terbarukan
Energi Timur Nusa Power: Memaksimalkan potensi Energi bersih lewat teknologi MHGen-C

Desa Tepal di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, dikenal sebagai penghasil kopi unggulan. Namun di balik keindahan pegunungannya, desa ini menghadapi tantangan besar: akses listrik yang terbatas karena belum terhubung dengan jaringan PLN. Untuk memenuhi kebutuhan energi, masyarakat memanfaatkan  Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), pembangkit listrik kecil yang menggunakan aliran sungai untuk menghasilkan energi bagi desa.

Selama ini Tepal telah mengandalkan PLTMH berkapasitas hingga 40 KW. Namun dengan sistem manual, operator yang terbatas, dan perangkat yang sudah menua, kapasitas listrik yang dimanfaatkan tidak lebih dari 50 persen. Akibatnya, lampu fasilitas umum hanya dapat menyala sebagian, kegiatan adat kerap terhambat, dan listrik rumah tangga pun tidak merata. Situasi ini mencerminkan tantangan banyak PLTMH di Indonesia. Sekitar 35 persen (dari total 150 unit)  diantaranya merupakan instalasi lama dengan sistem konvensional yang sering bermasalah.

Inovasi dari Timur: MHGen-C menghidupkan kembali PLTMH lama

Untuk menjawab masalah tersebut,  Energi Timur Nusa Power, sebuah perusahaan rintisan asal Sumbawa, mengembangkan MHGen-C (Modular Hydro Generator Controller), teknologi pengontrol pembangkit listrik otomatis yang dirancang untuk menggantikan sistem manual PLTMH lama. Dipadukan dengan gardu pintar dan sistem monitoring energi, MHGen-C menjadikan listrik lebih stabil, efisien, dan merata.

Lebih dari sekadar meningkatkan performa pembangkit, MHGen-C memudahkan kerja operator desa yang sebelumnya harus melakukan penyetelan manual sepanjang hari. Masyarakat pun merasakan dampaknya secara langsung: lampu tidak lagi berkedip, beban listrik lebih seimbang, dan aktivitas malam hari dapat berlangsung tanpa gangguan.

 

Energi Timur Nusa Power menjelaskan mesin MHGen-C

Perjalanan bersama Program KINETIK NEX

Inovasi ini membawa Energi Timur Nusa Power .terpilih sebagai satu dari lima belas startup terbaik Indonesia untuk mengikuti Program Kewirausahaan KINETIK NEX, yang diselenggarakan oleh New Energy Nexus dengan dukungan KINETIK—Kemitraan Australia-Indonesia untuk Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur.

Melalui pelatihan, mentoring, dan perluasan jaringan, Energi Timur Nusa Power memperkuat model bisnis, menyempurnakan rencana implementasi  MHGen-C, dan menyiapkan pitch yang lebih tajam untuk Demo Day. Mereka kemudian tampil sebagai finalis dan mempresentasikan inovasi MHGen-C di panggung [RE]Spark: Clean Energy & Climate Startup Festival 2025 pada 15 November 2025, di Jakarta.

Presentasi tersebut meyakinkan para juri karena MHGen-C tidak hanya meningkatkan performa teknis PLTMH, tetapi juga mempermudah kerja operator dan menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat – dari lampu yang tidak lagi berkedip hingga distribusi daya yang lebih merata sehingga aktivitas malam hari dapat berlangsung tanpa gangguan. Atas kombinasi antara potensi teknis dan dampak sosial yang kuat inilah, Energi Timur Nusa Power dianugerahi hibah Program Kewirausahaan KINETIK NEX dengan total hingga Rp1,6 miliar bersama dengan 4 startup lainnya.

Dampak yang terasa: Energi stabil dan ekonomi menguat

Dengan  MHGen-C, performa  teknis PLTMH dapat meningkat hingga 70–80%. Peningkatan tersebut memberi perubahan nyata pada masyarakat:

  • Unit pengolahan hasil kebun dan kopi dapat beroperasi lebih lama, meningkatkan produktivitas dan pendapatan.
  • Pelayanan publik menjadi lebih andal, termasuk klinik dan fasilitas umum yang membutuhkan penerangan stabil.
  • Anak-anak dapat belajar tanpa gangguan, karena lampu malam hari lebih konsisten.
  • Kegiatan adat dan pertemuan warga dapat berlangsung tanpa terputus, memperkuat kehidupan sosial desa.

Energi yang stabil bukan hanya soal penerangan, tetapi tentang membuka peluang dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Komunitas sebagai mitra, bukan sekedar penerima

Energi Timur Nusa Power memahami bahwa teknologi akan berhasil jika masyarakat turut menjadi bagian dari prosesnya. Karena itu, mereka menerapkan pendekatan berbasis komunitas melalui musyawarah desa, sosialisasi teknologi, dan penerapan energy limiter dalam Integrated Energy Management System agar distribusi daya berjalan adil.

Mereka juga merancang model kerja sama koperasi untuk mendukung pengelolaan PLTMH secara mandiri, disertai pelatihan teknisi dan layanan pemeliharaan jangka panjang. Pendekatan ini memastikan teknologi tidak hanya terpasang, tetapi benar-benar dimiliki dan dijalankan oleh komunitas.

Energi Timur Nusa Power menjelaskan mesin MHGen-C

“Dana hibah ini akan kami gunakan untuk menjalankan pilot project kami, lalu mereplikasi teknologi MHGen-C di berbagai PLTMH, terutama di wilayah Indonesia timur”, jelas Mukhtar Hadi, Founder dan CEO Energi Timur Nusa Power.

Energi Timur Nusa Power menerima penghargaan sebagai salah satu penerima dana hibah Program Kewirausahaan KINETIK NEX yang diwakilkan oleh Natalie Mandelsohn dari Counsellor, Infrastructure and Climate Change Australian Department of Foreign Affairs and Trade

Hadi menambahkan bahwa  Program Kewirausahaan KINETIK NEX memberi mereka  arah strategis  dan peluang ekspansi yang lebih terukur.

Dalam 10 tahun ke depan, Energi Timur Nisa Power menargetkan perluasan implementasi MHGen-C di desa-desa di Sumbawa dengan PLTMH lama berumur hingga 20 tahun, sambil  memperkuat edukasi tentang kualitas pembangkit dan pentingnya pemerataan energi dalam mengatasi ketimpangan daya.

Perjalanan Energi Timur Nusa Power menunjukkan bahwa inovasi lokal mampu menjawab tantangan energi di daerah terpencil. Semangat inilah yang juga ingin mereka bagikan kepada generasi wirausaha energi berikutnya.

“Untuk teman-teman yang ingin memulai bisnis di bidang energi dan iklim, jangan pernah takut mencoba. Tuangkan ide kalian, berkreasi lah, berinovasi lah. Insyaallah karya kalian akan bermanfaat bagi orang banyak. Sukses selalu!” Ujar Mietra Anggara, COO Energi Timur Nusa Power.

Bagi para startup energi bersih & iklim yang sedang mencari dukungan serupa, pantau terus Program KINETIK NEX berikutnya dari New Energy Nexus Indonesia.

Kunjungi dan ikuti Instagram @energi.timur untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dalam mengenai perjalanan mereka, pembaruan proyek, serta komitmen mereka dalam menghadirkan smart microgrid solutions yang memberdayakan komunitas terpencil dan mendorong masa depan energi bersih.

Penulis: Shilfina Putri Widatama

Foto oleh: Impresif

Explore More